Suatu hari Pak Danang sedang menyiram di kebun rumah bersama istrinya. Sembari menyiram,Pak Danang melihat istrinya dan berkata,
"Pantat kamu tambah besar ya,benar2 tambah besar,pasti itu lebih besar dari panggangan BBQ kita yg di dapur. Kemudian pak Danang masuk rumah dan mengambil panggangan itu dan membandingkannya dgn pantat istrinya.
"Wah..! bener kan,pantatmu lebih besar sekitar 15cm dari panggangan ini. ucapnya.
Tapi istrinya tdk merespon apa2 walaupun ternyata dlm hatinya sangat dongkol.
Malam harinya,Pak Danang merasa gelisah tdk bs tdr.
ternyata ia ingin meminta jatah dari istrinya.dia pun mendekat sambil meraba-raba. Istrinya dgn sigap menyingkirkan tangan pak Danang.
Dengan wajah heran Pak Danang bertanya,"Loh Ma,kenapa?
Istrinya menjawab,"Lu kira gua mau manasin panggangan segini gede,hanya buat SOSIS �sekecil itu..!!
»» read more
"Pantat kamu tambah besar ya,benar2 tambah besar,pasti itu lebih besar dari panggangan BBQ kita yg di dapur. Kemudian pak Danang masuk rumah dan mengambil panggangan itu dan membandingkannya dgn pantat istrinya.
"Wah..! bener kan,pantatmu lebih besar sekitar 15cm dari panggangan ini. ucapnya.
Tapi istrinya tdk merespon apa2 walaupun ternyata dlm hatinya sangat dongkol.
Malam harinya,Pak Danang merasa gelisah tdk bs tdr.
ternyata ia ingin meminta jatah dari istrinya.dia pun mendekat sambil meraba-raba. Istrinya dgn sigap menyingkirkan tangan pak Danang.
Dengan wajah heran Pak Danang bertanya,"Loh Ma,kenapa?
Istrinya menjawab,"Lu kira gua mau manasin panggangan segini gede,hanya buat SOSIS �sekecil itu..!!